Baru-baru
ini, para ilmuwan menemukan bahwa makanan sempurna untuk bayi adalah air susu
ibu, dan bahwa memberi makan tidak akan lengkap tanpa ibu menyusui bayinya
selama dua tahun. Itulah yang dilaporkan Organisasi Kesehatan Dunia di awal
abad 20. Sesuatu yang telah dikatakan Al-Qur’an empat belas abad yang lalu.
Para
dokter berpikir menyusui bayi hanya hanya memberi dampak psikologis hubungan
dengan ibunya dan tidak ada manfaat lebih jauh. Tetapi setelah melakukan riset
selama setengah abad, manfaat besar lainnya untuk menyusui mulai muncul, bahkan
dewasa ini para ilmuwan menemukan manfaat baru dari susu ibu. Kekebalan tubuh
yang disebut imunoglobulin ditemukan pada susu ibu pada awalnya. Ia memberikan
kekebalan tubuh terhadap berbagai bakteri dan virus. Bahkan para ilmuwan
menemukan bahwa jumlah bakteri dalam usus bayi yang diberi susu sapi adalah
sepuluh kali lipat lebih banyak daripada yang ada dalam usus bayi yang diberi
susu ibu.
Keuntungan Bagi
Anak:
Kekebalan
tubuh “imunoglobulin” membantu bayi selama tiga bulan pertama untuk melindungi
tubuh dari serangan kuman terus-menerus, bahkan membantunya untuk membentuk dan
memperkuat sistem kekebalan sendiri. Apalagi beberapa penelitian menunjukkan
bahwa sistem kekebalan bayi tumbuh lebih cepat ketika ia diberi susu ibu. Susu
ibu juga mengandung unsur kekebalan yang disebut “mucins” yang mengandung
banyak protein dan karbohidrat. Zat ini mengikuti bakteri dan virus dan
sepenuhnya menghilangkan mereka dari tubuh tanpa efek samping, berbeda dengan
obat-obatan kimia.
Susu
ibu juga memberikan stabilitas psikologis bayi, membantu tidur dan tenang, ia
bekerja sebagai analgesik alamiah terbaik bagi bayi. ASI melindungi bayi dari
alergi. Bahaya gizi pada susu sapi, misalnya, hal itu meningkatkan kemungkinan
serangan kanker delapan kali lipat.
Keuntungan Bagi Ibu
Banyak
studi yang dilakukan di tiga puluh negara menunjukkan ibu yang menyusui bayinya
kurang terkena kanker payudara.
Rahim
melebar dua puluh kali selama kehamilan dan melahirkan. Penelitian menunjukkan
menyusui bermanfaat untuk membantu rahim kembali ke ukuran normal. Sebaliknya
ibu yang tidak menyusui bayinya ukuran rahimnya tetap lebih dari batas normal.
Selain itu, menyusui juga melindungi dari kanker rahim.
Penyusuan
alami membantu ibu untuk mengurangi berat badannya dan melindungi dirinya dari
kegemukan. Bahkan ia juga bekerja sebagai analgesik alami rasa sakit bagi ibu
juga. Penyusuan alami juga membantu ibu dan anak untuk tidur nyenyak.
Manfaat Bagi Masyarakat
Penyusuan
alami tidak mahal sebaliknya buatan menyusu. Kita mungkin terkejut ketika kita
tahu bahwa American Academy for Pediatric menekankan jika Amerika Serikat
mengikuti cara menyusu alami itu akan menghemat 3600 juta dolar per tahun.
Penyusuan
alami juga berdampak positif pada lingkungan, karena polusi terjadi akibat
proses manufaktur, pengeringan susu botol susu sapi, dan sampah yang dihasilkan
dari penggunaan susu dan botol.
Periode Ideal Untuk
Menyusui
Organisasi
Kesehatan Dunia dan Organisasi UNISAF melakukan banyak penelitian pada bayi,
dan mendapat hasil dari penelitian ini bahwa periode yang ideal adalah dua
tahun. Karena selama dua tahun pertama bayi memiliki kebutuhan mendesak
terhadap susu steril seperti susu ibu, sebagai sistem kekebalan agar ia dapat
menghadapi setiap kemungkinan penyakit sebelum dua tahun usianya.
Organisasi
Kesehatan Dunia menyelenggarakan konferensi berjudul “Makanan Pendamping ASI”
pada tahun 2001 dengan kesimpulan sebagai berikut:
Dua
tahun pertama dari kehidupan bayi adalah jendela kritis di mana fondasi untuk
pertumbuhan dan perkembangan yang sehat dibangun. Menyusui bayi merupakan inti
perawatan dalam periode ini.
Selain
itu, dalam kesimpulan dari konferensi, periode ideal untuk menyusui adalah dua
tahun, karena ada kebutuhan mendesak bagi bayi terhadap kekebalan tubuh untuk
mengembangkan sistem kekebalan selama periode ini. ia tidak dapat menemukannya
selain dalam susu ibu.
Dokter
menekankan bahwa semua jenis makanan tidak bisa cukup bagi bayi selama dua
tahun pertama usia bayi, karena bayi menghalami banyak faktor yang
mengakibatkan banyak penyakit. Sehingga dua tahun pertama merupakan masa kritis
dan sensitif untuk bayi di mana kita harus bergantung pada susu ibu untuk
menghindari bahaya ini.
Maha
benar surat al-baqoroh ayat 233 yang diturunkan 14 abad yang lalu:
Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua
tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah
memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak
dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu
menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan
warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua
tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas
keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada
dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah
kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu
kerjakan.(Qs.Al-baqoroh:233)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar