Bismillah wash Shalaatu was Salaamu ‘ala Rasuulillah wa
‘ala Alihi wa Shahbihi Ajma’iin.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
{ وَاسْتَشْهِدُوا شَهِيدَيْنِ مِنْ رِجَالِكُمْ فَإِنْ
لَمْ يَكُونَا رَجُلَيْنِ فَرَجُلٌ وَامْرَأَتَانِ مِمَّنْ تَرْضَوْنَ مِنَ
الشُّهَدَاءِ أَنْ تَضِلَّ إِحْدَاهُمَا فَتُذَكِّرَ إِحْدَاهُمَا الْأُخْرَى.. }
. (البقرة :282 ).
” …Dan carilah dua orang saksi dari orang-orang lelaki
(di antara) kalian. Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh seorang lelaki
dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang
lupa maka seorang lagi mengingatkannya…”(QS.
Al-Baqarah: 282)
Sebagian musuh-musuh Islam melontarkan sebuah syubhat
dan ditirukan oleh sebagaian orang yang menisbatkan dirinya ke dalam Islam,
atau syubhat tersebut di buat oleh orang-orang orientalis dan
didengung-dengungkan oleh orang-orang yang “kebarat-baratan”. Syubhat tersebut
adalah bahwa Islam telah melakukan kezhaliman terhadap wanita, ketika Islam
menjadikan wanita setengah dari laki-laki dalam banyak hal, di antaranya adalah
masalah persaksian. Maka Islam menjadikan persaksian dua wanita seperti persaksian
satu orang laki-laki. Dan untuk membantah syubhat tersebut, maka yang pertama
adalah wajib untuk mengkaji tafsir ayat tersebut, kemudian mencari tahu tentang
pendapat ilmu pengetahuan modern.
Tafsir Ayat
Disebutkan dalam tafsir ath-Thabari rahimahullah:” Kalau
salah satu dari keduanya lupa, maka wanita yang lainnya mengingatkannya.” Dalam
tafsir al-Baidhawirahimahullah disebutkan:” Alasan dipertimbangkan jumlah
adalah bahwasanya jika salah seorang dari keduanya (saksi wanita) lupa dengan persaksiannya,
maka yang lain (saksi wanita yang lain) akan mengingatkannya.”
Tafisir dari Imam asy-Syaukani (dalam Fathul Qadiir)
menyebutkan:”Abu Ubaid berkata:’ Makna تَضِلَّ (hilang/sesat) adalah lupa, dan
hilangnya persaksian adalah lupa dengan sebagiannya (sebagian persaksian) dan
ingat sebgaian.'”
Dan kesimpulan tafsir-tafsir tersebut adalah bahwa sebab
dijadikannya persaksian wanita setengah persaksian laki-laki adalah banyaknya
lupa (yang terjadi pada wanita). Lalu, apakah wanita lebih banyak lupa dibandingkan
laki-laki?
Pandangan Ilmu Pengetahuan Modern
Dalam sebuah studi modern yang dilakukan oleh para
ilmuwan di Sydney, Australia dan hasilnya dipublikasikan oleh media CNN dan BBC
dengan judul ” Pregnancy does cause memory loss, study says” (Studi Mengatakan:”
Kehamilan Menyebabkan Daya Ingat Menurun”). Studi tersebut membuktikan bahwa
kehamilan menyebabkan melemahnya ingatan perempuan, dan terkadang keadaan ini
terus berlanjut sampai masa setelah lahir, yang mana kehamilan menyebabkan
berkurangnya sejumlah sel-sel memori otak ibu sedikit demi sedikit.
Julia Henry, salah seorang wanita pekerja pada
penelitian tersebut, yang berasal dari University of New South Wales di Sydney
berkata kepada CNN:” Apa yang kami temukan adalah bahwa upaya mental yang berkaitan
dengan mengingat rincian-rincian baru atau menunaikan fungsi-fungsi yang multi
tahap mengalami gangguan/goncangan.”
Dia menambahkan:” Terkadang wanita hamil misalnya, tidak
mampu untuk mengingat nomor (telepon) baru, akan tetapi ia akan mudah mengingat
kembali nomor-nomor lama yang dahulu ia hubungi (panggil) secara rutin.” Henry
mengatakan bahwa dia telah membantu Dr Peter Rendell dengan melakukan
penelitian ini dengan berlandaskan pada analisis dari 12 penelitian yang
mencakup survei terhadap kemampuan mental wanita sebelum dan setelah
melahirkan.
Dan ia menoleh pada hasil-hasil dari penelitian
tersebut, bahwasanya ia (hasil-hasil itu) mengisyaratkan pada kemungkinan terus
berlangsungnya kegoncangan/gangguan ini setahun penuh setelah melahirkan, tanpa
bisa memastikan bahwa proses melahirkan akan membuat baik keadaan wanita
tersebut setelah masa itu (masa melahirkan), mengingat disebabkan masih
dibutuhkannya studi-studi tambahan. Hanya saja studi ini belum bisa menetapkan
(menentukan dengan pasti) sebab-sebab dari fenomena ini, mengingat masih
dibutuhkannya uji laboratorium tambahan yang lebih mendalam. Meskipun mereka
telah meninjau berbagai skenario-skenario yang mungkin menjadi sebabnya, dan
yang terdepan adalah perubahan hormon tubuh, dan perubahan gaya hidup yang
cepat.
Kesimpulan Pandangan Ilmu Pengetahuan Modern
Ingat wanita hamil mengalami kelemahan dan kegoncangan
pada masa-masa kehamilannya, dan bisa jadi ia mengalami hal tersebut (daya
ingat menurun) selama satu tahun penuh –kadang-kadang- setelah kehamilan dan
bisa jadi lebih lama dari itu disebabkan berkurangnya sejumlah sel-sel otak
sedikit demi sedikit, dan juga dikarenakan sebab-sebab yang belum diketahui
batasannya sampai sekarang.
Mukjizat Ilmiah Yang Ada Dalam Ayat Di Atas
Ada isyarat (petunjuk) kepada banyaknya sifat lupa pada
wanita, oleh sebab itu dijadikan persaksian mereka (para wanita) setengan dari
persaksian laki-laki. Dan ini adalah hal yang telah ditetapkan oleh ilmu
pengetahuan modern.
artikel : alsofwah.or.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar